Blog Right Sidebar

MARGIN BISNIS SAWIT

MARGIN BISNIS SAWIT

Oleh : Friyandito, SP, MM

(Alumnus Jurusan Tanah dan MMA IPB, Praktisi Perkebunan Kelapa Sawit).


 

  1. MARGIN BISNIS SAWIT

Ada beberapa kondisi yang bisa diasumsikan untuk menghitung margin bisnis sawit.

  1. Pebisnis yang hanya punya kebun, dan menjual hasil panennya ke PKS.
Harga jual TBS Rp 1500/kg x 22 ton/ha/thn Rp 33.000.000/ha/thn
HPP Produksi TBS Rp 1150/kg x 22 ton/ha/thn Rp 25.300.000/ha/thn
Margin usaha Rp   7.700.000/ha/thn

 

  1. Pebisnis dipercaya mengelola PKS saja
Pengeluaran : Rp 36.135.000/ha/thn
Harga beli TBS Rp 1500/kg x 22 ton/ha/thn Rp 33.000.000/ha/thn
Biaya Olah TBS Rp 142.500/ton x 22 ton/ha Rp   3.135.000/ha/thn
Penjualan : Rp 42.515.000/ha/thn.
CPO 22 ton/ha TBS x 20.5% CPO/TBS = 4,51 ton CPO.4,51 ton/ha x Rp 8.000.000/ton/thn. Rp 36.080.000/ha/thn.
CPKO 22 ton/ha TBS x 4.5% CPKO/TBS = 0,99 ton CPKO.0,99 ton/ha x Rp 6.500.000/ton/thn . Rp    6.435.000/ha/thn.
Margin Usaha Rp 6.380.000/ha/thn17,6%  pengeluaran.

 

  1. Pebisnis dipercaya mengelola Kebun dan PKS
Pengeluaran : Rp 28.435.000/ha/thn
Harga beli TBS Rp 1150/kg x 22 ton/ha/thn Rp 25.300.000/ha/thn
Biaya Olah TBS Rp 142.500/ton x 22 ton/ha Rp   3.135.000/ha/thn
Penjualan : Rp 42.515.000/ha/thn.
CPO 22 ton/ha TBS x 20.5% CPO/TBS = 4,51 ton CPO.4,51 ton/ha x Rp 8.000.000/ton/thn. Rp 36.080.000/ha/thn.
CPKO 22 ton/ha TBS x 4.5% CPKO/TBS = 0,99 ton CPKO.0,99 ton/ha x Rp 6.500.000/ton/thn . Rp    6.435.000/ha/thn.
Margin Usaha Rp 14.080.000/ha/thn49,5%  pengeluaran.

Keterangan :

Harga beli TBS disamakan dengan harga HPP Kebun.

 

Jadi, terlihat bahwa bisnis sawit ini menguntungkan kan. Sudah selayaknya industri sawit menjadi primadona sebagai industry strategis di Indonesia.

 

Referensi :

Tulisan ini diambil dari:

ANALISA USAHA BISNIS SAWIT SEDERHANA

July 11, 2018 / by / in
Ilustrasi Perhitungan Hasil Kebun Sawit Yang Dikelola Pribadi

Ternyata, setelah saya membahas bagaimana cara memiliki kebun sawit, baik itu plasma atau pun pribadi dalam dua tulisan (yang menurut saya sudah sangat terperinci), yaitu : Mana Lebih Baik, Membeli Kebun Sawit Plasma atau Kebun Sawit Pribadi ? dan Berapa Hasil Yang Bisa Didapatkan ? dan Belajar Berbisnis Sawit, masih banyak juga rekan-rekan yang menanyakan, berapa sih penghasilan sawit per hektarnya per bulan ?

Semoga dengan ilustrasi perhitungan berikut, yang saya lampirkan dengan format excel-nya, bisa memberikan gambaran sejelas-jelasnya mengenai berapa hasil yang diperoleh dari berkebun sawit.

Dalam perhitungan ini saya menggunakan data-data terbaru di lokasi tempat saya berada, dengan umur tanam kepala sawit 15 tahun (tahun tanam 2002). Silahkan menyesuikan sendiri dengan data-data di daerah tempat anda berada.

Silahkan berhitung…

analisa
Ilustrasi Pendapatan

Untuk versi excelnya, silahkan di download : disini

img20161104144801
hasil panen kebun sawit pribadi umur 15 tahun
December 5, 2014 / by
Kebun Sawit Pribadi atau Plasma?

Beberapa hari yang lalu ada yang meng-email kepada saya menanyakan, lebih baik beli kebun pribadi atau kebun plasma ?

Bahasan ini akan saya rangkai dengan perhitungan detail hasil kebun pribadi/plasma yang bisa diterima setiap bulannya.

Mari kita bahas….

Saya pernah menulis tentang : Belajar Berbisnis Sawit. Silahkan juga dibaca tulisan tersebut untuk menambah referensi.

Kali ini batasannya adalah pilihan ketika akan membeli. Jadi saya tidak akan membahas bagaimana jika ingin menanam sendiri.

img20161112152621
papan nama kepemilikan kapling plasma sawit

Yang perlu kita pahami sebelum membeli kebun kelapa sawit adalah : kelapa sawit merupakan tanaman yang bisa berproduksi 25-30 tahun. Jika kita ingin masuk ke bisnis ini, maka ini adalah bisnis jangka panjang. Atas dasar itu, maka yang perlu diperhatikan ketika akan membeli kebun sawit adalah : Status kepemilikan lahan, Bibit yang digunakan dan History pemupukan. Selain itu harus juga di pertimbangkan apakah kita mempunyai waktu untuk mengelola kebun sawit ini sendiri ? atau menyerahkannya kepada orang lain ? itu juga akan mempengaruhi putusan kita dalam memilih.

Pada tabel dibawah ini saya tampilkan mana yang lebih unggul diantara keduanya :tabel

Kepemilikan Lahan

Secara umum, kebun plasma yang dikelola perusahaan mempunyai status kepemilikan lahan yang lebih meyakinkan. Memang di perkebunan sawit manapun baik inti atau plasma tetap ada saja kasus permasalahan status lahan. Namun jika kita batasi masalahnya mana yang lebih aman ketika akan membeli kebun plasma atau kebun pribadi dalam status kepemilikan lahan, maka saya lebih cenderung berpendapat bahwa kebun plasma lebih aman. Yang terpenting, pastikan surat kepemilikan lahan sawit (SHM) sah, ketika anda akan membelinya.

Bibit

Secara umum, untuk masalah bibit pun, plasma jauh lebih terpercaya dibanding kebun pribadi. Kenapa demikian ? sawit di kebun plasma, baik itu  yang nantinya akan diserahkan kembali kepada masyarakat ataupun yang sistemnya dikelola seterusnya oleh perusahaan dengan sistim bagi hasil, TBS nya akan diharapkan masuk ke pabrik perusahaan. Untuk itu plasma yang dikelola perusahaan pasti akan memberikan bibit yang standar, agar hasil yang dihasilkan nantinya pun banyak. Untuk kebun pribadi agak lebih susah kita memastikan kualitas bibit yang tertanam. Perlu waktu lebih untuk mengecek hal tersebut. Jika yang tertanam adalah bibit abal-abal, maka sia-sia kita menunggu produksi untuk waktu yang lama.

Pupuk

History pemupukan lebih bisa te-record dengan baik untuk kebun plasma. Bisa kita lacak dengan gampang

Transparasi Pengelolaan

Tentu saja untuk item ini, menurut saya lebih baik hasilnya pada kebun pribadi. Kebun plasma yang dikelola oleh perusahaan biasanya akan menyerahkan hasil plasma (setelah dikurangi operasional perusahaan) kepada kepada koperasi. Koperasi ini merukapan wadah yag menaungi semua pemilik lahan plasma. Dari koperasi inilah akan dibagi hasil dari perusahaan kepada semua petani tergantung banyaknya lahan yang dimiliki. Dalam banyak kasus, di mata rantai ini kurang terjadi transparansi, sehingga ada ketidakpuasaan dalam pembagian hasil. Tentu saja, di koperasi ini ada potongan-potongan yang berkaitan dengan operasional dan administrasi plasma. Koperasi yang tidak dikelola dengan kredibel maka akan menimbulkan masalah pada besarnya hasil plasma yang diterima oleh pemilik plasma.

Kesibukan dalam Mengurus

Untuk item ini tentu saja plasma lebih unggul. Petani plasma yang dikelola perusahaan hanya tinggal menunggu hasil setiap bulannya ditransfer ke rekening. Untuk kebun pribadi kita harus mengelola sendiri. Atau mempercayakannya kepada orang utk mengelolanya.

Besarnya Penghasilan

Berdasarkan pengalaman saya, kebun pribadi yang dikelola dengan baik dan standar mempunyai hasil yang lebih besar setiap bulannya daripada pembagian plasma perusahaan.

Lantas berapa rata-rata penghasilan yang bisa diperoleh per bulannya dari kebun sawit ?

Sekaligus menjawab pertanyaan ini, saya rangkumkan jawaban beberapa pertanyaan lain yang muncul di item search blog saya.

1 hektar (ha) kebun sawit di lahan mineral standarnya ditanami 136 pokok sawit. Untuk 1 kapling plasma standarnya adalah 2 ha. Terkadang ukuran ini dikurangi untuk jalan dsb, sehingg berkisar 1,8-1,9 ha saja. Maka dari itu, 1 kapling plasma yang baik harus memiliki sekitar 270 Pokok. Ini penting di cek ketika anda membeli plasma. Karena bagaimana kita bisa mengharap buah bisa banyak jika pokok tanamannya hanya sedikit.

img20161106102016
proses panen kelapa sawit

1 kapling kebun plasma usia 15 tahun (tinggi 7-8 meter) harganya berkisar 100-150 juta (di kalimantan tengah). Tergantung pada baik/tidaknya kondisi kaplingan tersebut.

img20161112161011
Plasma usia tanaman 15 tahun

Kebun sawit pribadi dipanen setiap 2 minggu (2x sebulan). Sama dengan kebun plasma. Saat ini, kebun plasma usia tanaman 13-15 tahun disekitar tempat saya tinggal mempunya hasil 1,5-3 ton sekali panen. Artinya dalam 1 bulan bisa mendapatkan 3-6 ton. Harga sawit saat ini di kalteng adalah Rp. 1.759/kg. Sehingga jika dikalikan, hasil kotor 1 kapling plasma saat ini adalah 5,2 – 10,5 juta per bulan. Hasil ini harus dipotong biaya panen Rp. 120/kg, biaya muat dan transport Rp. 120/kg, dan biaya lain-lain sekitar Rp. 10-15/kg.

img20161104144801
hasil panen plasma, berkisar 3 ton

Semoga bisa memberi gambaran….

Sumber:

Bang Pohan

July 8, 2018 / by / in
Peluang Bisnis dan Investasi Sawit

Kali ini saya akan sampaikan beberapa hal tentang sawit dan Peluang Bisnis Sawit yang telah ditulis oleh Bang Pohan, seorang Planter yang lebih banyak mengurusi hal teknis dari penanaman Sawit. Tulisan ini disampaikan pada tahun 2016, jadi bisa dipertimbangkan terkait beberapa perubahan baik dari segi harga terkini maupun perkembangan teknologi. Karena tulisannya menarik dan esensial untuk kita ketahui sebelum memulai bisnis dan investasi sawit, izinkan saya untuk membagikan kembali tulisan ini.

 

Bismillah,

APA ITU TANAMAN KELAPA SAWIT ?

Tanaman kelapa sawit (Elaeis guineenis) mulai ditanam sebagai tanaman komersial di Indonsia sejak 1911. Beberapa kegunaan dari kelapa sawit adalah sebagai bahan makanan (minyak goreng) dan bahan baku energi alternatif biodiesel.

minyak
minyak goreng sebagai hasil olahan kelapa sawit (sumber : http://www.merdeka.com)

Selain itu limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai penghasil energi dan pupuk. Hampir seluruh Pabrik Kelapa Sawit memanfaatkan cangkang dan serabut kelapa sawit sebagai bahan bakar pengganti solar untuk mengoperasikan pabriknya. Hal ini bisa menghemat kebutuhan BBM pabrik yang memerlukan 800 liter solar setiap jamnya untuk beroperasi.

Tandan kosong kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber pupuk organik. Beberapa alternatif pemanfaatan tandan kosong adalah sebagai pupuk kompos, pupuk kalium dan bahan serat.

IMG20160708161421
pemanfaatan tandan kosong sebagai pupuk

BAGAIMANA MENANAMNYA / MEMILIKINYA ?

Kepemilikan kebun sawit secara perseorangan bukan lagi hal yang susah. Di sumatera, kalimantan, sulawesi bahkan papua sudah banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya di bidang ini. Memang ketika akan mengawalinya, banyak keraguan yang akan dihadapi. Apalagi butuh biaya yang tidak sedikit untuk memulai atau memiliki kebun sawit.

Berdasarkan data Kementrian Pertanian, luas areal perkebunan kelapa sawit pada tahun 2007 mencapai 6,7 juta ha. Sebanyak 687.847 ha dikelola PT. Perkebunan Nusantara, 3.358.632 ha dikelola perkebunan swasta, dan rakyat memiliki setidaknya 2,6 juta ha.

Secara umum, memiliki kebun sawit secara perseorangan bisa melalui 2 cara. Pertama, menanam/mengurus sendiri. Kedua, membeli kebun plasma.

Dua cara diatas tentu memiliki keuntungan dan kelemahan masing-masing.

Cara Pertama. Mengelola kebun sendiri mulai dari tanam hingga panen bisa dipilih jika kita memiliki banyak waktu luang. Atau bisa juga jika kita mempercayakan kepada orang yang kita kenal untuk mengelolanya secara penuh. Atau jika kita mau terjun langsung full time disitu.

Proses awal adalah mencari lahan untuk penanaman. Ada baiknya lahan yang kita beli masih bisa dijangkau dengan Pabrik Kelapa Sawit terdekat. Sehingga nantinya penjualan sawit kita tidak terkendala. Satu hal penting lagi yang perlu jadi pertimbangan adalah jenis tanah. Secara umum, ada tanah keras (mineral) dan ada tanah gambut. Rekomendasi saya, hindarilah tanah gambut. Karena, kedepannya biaya operasionalnya akan sangat mahal.

Harga tanah kosong tentu beragam, tergantung lokasi. Saya tidak bisa memprediksi lebih jauh di semua daerah. Untuk daerah di sekitar perkebunan tempat saya bekerja, harganya berkisar 9 – 15 juta per hektar. Jika ada yang belum paham, 1 hektar (ha) = 100m x 100m, hehehe…

Langkah kemudian adalah menyiapkan bibit. Jenis bibit yang beredar di pasaran sangat banyak. Yang umum dipilih adalah Lonsum dan Marihat. Mendapatkan bibit juga sekarang tidak susah. Banyak pihak perseorangan, koperasi atau badan usaha yang melakukan pembibitan. Kita tinggal membelinya. Harga bibit siap tanam dengan umur +- 18 bulan sekitar Rp. 30 ribu per pokok. Untuk 1 ha kebun sawit di tanah mineral umumnya ditanami 136 pokok.

Langkah selanjutnya adalah perawatan hingga panen. Untuk teknik perawatan, misalnya semprot, pemupukan, dll  banyak bacaan yang bisa dijadikan rekomendasi. Silahkan mencari.

Cara kedua. Kebun plasma adalah kebun yang dikelola oleh badan usaha. Bisa itu perusahaan, koperasi, kelompok tani, dll. Detailnya begini, jika di kampung/desa kita akan dibuat perkebunan plasma kelapa sawit, maka badan usaha tersebut yang mengurus semuanya. Mulai dari ijin usaha sampai panen. Kita hanya menyiapkan tanah kosong yang akan ditanami. Jika kebun tersebut sudah menghasilkan maka kita akan dibagikan hasil sesuai dengan perjanjian awal. Tentu saja hasil ini setelah dikurangi dengan biaya operasional kebun (Pupuk, Panen, Transport, Administrasi, dll). Dana untuk pengelolaan plasma semuanya adalah hasil kredit di bank oleh badan usaha tersebut. Ketika sudah menghasilkan, utang ini akan dicicil ke bank sampai dengan jangka waktu yang disepakati. Selama kredit bank ini belum lunas, hasil bagi hasil yang kita terima dari pengurus badan usaha pun biasanya relatif kecil. Bahkan ada yang kecil sekali. Setelah kredit bank tersebut lunas, barulah hasil yang di dapatkan bisa lebih terasa.

Lantas untuk orang yang tidak punya tanah di desa itu namun mau punya kebun plasma bagaimana ? hehe…

Ya, silahkan mencari kebun-kebun plasma yang mau dijual oleh masyarakat setempat. Banyak sekali sekarang pemilik plasma yang bukan lagi penduduk setempat. Namun jika ingin membeli kebun plasma, harus hati-hati. Dipastikan dengan teliti, badan usaha yang mengelola plasma tersebut, status tanah plasma dari pihak yang menjual. Dan jangan lupa cek juga, berapa hasil yang sudah diterima setiap bulannya. Banyak sekali orang yang tertipu ketika membeli plasma.

Sebagai referensi, kebun plasma di sekitar perkebunan saya bekerja, mempunyai harga sekitar Rp. 150 juta per kapling dengan umur tanaman 10-15 tahun. 1 kapling itu berkisar 1,6 – 1,8 ha.

BERAPA PENGHASILAN YANG BISA DIDAPATKAN ?

Tanaman sawit umumnya dipanen setelah berumur 3 tahun. Semakin tua umur tanaman sawit, maka semakin berat tandan (buah) kepala sawit yang dihasilkan. Berat tandan kelapa sawit bisa mencapai 50 kg per tandan. Ini tergantung juga dengan bibit yang dipilih dan pemupukan yang dilakukan.

02
hasil panen sawit umur 8 tahun

Menurut Balai Penelitian Marihat di Sumatera Utara, panen di tahun pertama berkisar 10-11 ton/ha/tahun dengan rendemen sebesar 16-18%. Selanjutnya, akan meningkat sampai 20-30 ton/ha/tahun dengan rendemen sebesar 23-25% pada umur tanaman 6 tahun dan seterunya.

Dalam 1 kapling (sekitar 2 ha) kebun sawit biasanya di panen sebanyak 2x sebulan. Jika diambil rata-rata produksi adalah 25 ton/ha/tahun setelah diatas umur tanaman 6 tahun, maka per bulannya bisa kita asumsikan produksinya adalah 2,1 ton/ha.

Harga jual TBS (istilah untuk buah sawit), sangat berfluktuasi. Saya mengambil rata-rata adalah sekitar Rp. 1.300/kg. Jadi jika kita memiliki 1 ha kebun sawit, ancer-ancer potensi penghasilan per bulannya adalah Rp. 2,7 Juta. Minggu ini, harga beli TBS oleh Pabrik Kelapa Sawit di sekitar perkebunan sawit tempat saya bekerja adalah Rp. 1.700/Kg. Silahkan dihitung sendiri potensi penghasilannya sebulan.

Jika kita membeli kebun plasma, maka semua hasil akan langsung ditransfer ke rekening yang kita daftarkan oleh badan usaha yang mengurus plasma kita. Setiap panen, akan ada laporan dari pengelola berapa banyak hasil panen kita. Walaupun kapling kita bersebelahan dengan punya orang lain, belum tentu hasil panennya sama.

Tanaman sawit bisa produktif sampai umur 25 tahun. Sehingga selama itu pula, hasilnya akan terus kita dapatkan. Sama seperti bidang usaha yang lain, aset berupa kebun sawit juga sangat gampang di jaminkan ke bank untuk mendapatkan kredit. Kepemilikan lahan sawit kita dapat dibuat sertifikat hak miliknya dengan istilah umum SEGEL. Segel ini yang menjadi jaminan kita ketika akan meminta dana dari bank. Hasil kreditan itu bisa kita gunakan untuk kembali membuka/membeli kebun sawit yang baru. Begitu terus, hingga biasanya petani sawit perseorangan bisa memiliki puluhan bahkan ratusan kebun sawit pribadi. Baik secara plasma ataupun mengelolanya sendiri.

Monggo…. siapa yang tertarik ??

July 8, 2018 / by / in
Kumpulan Daftar Group Facebook Jual Beli Properti (Khusus digunakan untuk properti syariah)

1. https://www.facebook.com/groups/1840221886221538/

2. https://www.facebook.com/groups/281025298964052/

3. https://www.facebook.com/groups/256573967822940/

4. https://www.facebook.com/groups/1607730766164219/

5. https://www.facebook.com/groups/530922087092552/

6. https://www.facebook.com/groups/1540737766236439/

7. https://www.facebook.com/groups/cal.me.085311411678.PORO/

8. https://www.facebook.com/groups/195462024173961/

9. https://www.facebook.com/groups/241380766068746/

10. https://www.facebook.com/groups/1642853532618900/

11. https://www.facebook.com/groups/perumahanmurahbekasi/

12. https://www.facebook.com/groups/forumjualbelirumahtanah/

13. https://www.facebook.com/groups/388490227995303/

14. https://www.facebook.com/groups/996421943771982/

15. https://www.facebook.com/groups/182472472107853/

16. https://www.facebook.com/groups/841093149336885/

17. https://www.facebook.com/groups/750324235064032/

18. https://www.facebook.com/groups/533140370198840/

19. https://www.facebook.com/groups/145198469404767/

20. https://www.facebook.com/groups/996469173740466/

21. https://www.facebook.com/groups/217732822042883/

22. https://www.facebook.com/groups/1475702076060806/?ref=group_browse_new

23. https://www.facebook.com/groups/809634115747022/?ref=bookmarks

24. https://www.facebook.com/groups/413244372032269/?ref=bookmarks

25. https://www.facebook.com/groups/1028289130524449/?ref=bookmarks

26. https://www.facebook.com/groups/komunitas.jual.beli.Rumah.baru.bekas.JABODETABEK/?ref=bookmarks

27. https://www.facebook.com/groups/497604823657651/?ref=bookmarks

28. https://www.facebook.com/groups/772052396232104/?ref=bookmarks

29. https://www.facebook.com/groups/241380766068746/?ref=group_browse_new

30. https://www.facebook.com/groups/ebay.DEPOK/?ref=group_browse_

31. https://www.facebook.com/groups/peluangusaha1/?ref=group_browse_new

32. https://www.facebook.com/groups/433857626632904/?ref=group_browse_new

33. https://www.facebook.com/groups/432745206838411/?ref=group_browse_new

34. https://www.facebook.com/groups/369520949862317/?ref=group_browse_new

35. https://www.facebook.com/groups/1642853532618900/?ref=group_browse_new

36. https://www.facebook.com/groups/740281269433950/?ref=group_browse_new

37. https://www.facebook.com/groups/675702955875437/?ref=group_browse_new

38. https://www.facebook.com/groups/1581117605470443/?ref=group_browse_new

39. https://www.facebook.com/groups/1795043407427053/?ref=group_browse_new

40. https://www.facebook.com/groups/883450745033216/?ref=group_browse_new

41. https://www.facebook.com/groups/bigproperty/?ref=group_browse_new

42. https://www.facebook.com/groups/217732822042883/?ref=group_browse_new

43. https://www.facebook.com/groups/1622244808035337/?ref=group_browse_new

44. https://www.facebook.com/groups/1642853532618900/?ref=group_browse_new

45. https://www.facebook.com/groups/612601698946391/?ref=group_browse_new

46. https://www.facebook.com/groups/996421943771982/?ref=group_browse_new

47. https://www.facebook.com/groups/jual.beli.cikarang.bekasi/?ref=group_browse_new

48. https://www.facebook.com/groups/1425442937734275/?ref=group_browse_new

49. https://www.facebook.com/groups/propertysyariahtanpakreditbank/?ref=group_browse_new

50. https://www.facebook.com/groups/1862927620630619/?ref=group_browse_new

51. https://www.facebook.com/groups/1556229584609494/?ref=group_browse_new

52. https://www.facebook.com/groups/789441037820996/?ref=group_browse_new

53. https://www.facebook.com/groups/1475702076060806/?ref=group_browse_new

54. https://www.facebook.com/groups/forumjualbelirumahtanah/?ref=group_browse_new

55. https://www.facebook.com/groups/825759644173996/?ref=group_browse_new

56. https://www.facebook.com/groups/1647818335446249/?ref=group_browse_new

57. https://www.facebook.com/groups/1618838635036423/?ref=group_browse_new

58. https://www.facebook.com/groups/1540737766236439/?ref=group_browse_new

59. https://www.facebook.com/groups/1531807250456046/?ref=group_browse_new

60. https://www.facebook.com/groups/fjbspropertijabodetabek/?ref=group_browse_new

61. https://www.facebook.com/groups/1560561107574892/?ref=group_browse_new

62. https://www.facebook.com/groups/436750563089950/?ref=group_browse_new

63. https://www.facebook.com/groups/919675618106566/?ref=group_browse_new

64. https://www.facebook.com/groups/cal.me.085311411678.PORO/?ref=group_browse_new

65. https://www.facebook.com/groups/1537344933177315/?ref=group_browse_new

66. https://www.facebook.com/groups/750324235064032/?ref=group_browse_new

67. https://www.facebook.com/groups/1028289130524449/?ref=group_browse_new

68. https://www.facebook.com/groups/376603949209633/?ref=group_browse_new

69. https://www.facebook.com/groups/273393982780232/?ref=group_browse_new

70. https://www.facebook.com/groups/241380766068746/?ref=group_browse_new

71. https://www.facebook.com/groups/ekomeister24/?ref=group_browse_new

72. https://www.facebook.com/groups/809634115747022/?ref=group_browse_new

73. https://www.facebook.com/groups/842711742412854/?ref=group_browse_new

74. https://www.facebook.com/groups/733459273421697/?ref=group_browse_new

75. https://www.facebook.com/groups/844845565553452/?ref=group_browse_new

76. https://www.facebook.com/groups/281025298964052/?ref=group_browse_new

77. https://www.facebook.com/groups/papank.jualbeli/?ref=group_browse_new

January 8, 2018 / by / in
Dirut Mandiri: Investasi di Deposito Makin Tidak Menguntungkan

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menilai berinvestasi dalam produk deposito semakin tidak menguntungkan bagi nasabah. Sebab, ke depan suku bunga deposito akan terus menurun. 

“Suku bunga acuan di Indonesia terus turun. Inflasi Indonesia tahun lalu hanya 3 persen sehingga hal ini menyebabkan suku bunga deposito turun dari 7 persen menjadi 6,25 persen. Satu dua tahun ke depan, bunga deposito mengarah ke 5 persen, sehingga  investasi di deposito semakin tidak menguntungkan,” ujar Kartika dalam sebuah Seminar di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (26/9/2017). 

Oleh sebab itu, Kartika menyarankan kepada nasabah untuk berinvestasi di produk lain, seperti unit link.  “Investasi lain, seperti unit link dan pasar uang bisa menjadi pilihan nasabah,” kata dia. 

Menurut dia, Bank Mandiri juga menyediakan produk-produk investasi untuk nasabah mulai dari yang berisiko tinggi sampai rendah.

“Tentunya, ini menjadi pekerjaan rumah kami sebagai penyedia jasa wealth management untuk mampu mengarahkan dan advise nasabah, bagaimana membangun portofolio nasabah. Sehingga mempunyai risk return profile yang sesuai dengan permintaan nasabah,” tutur dia.

Kartika juga menyatakan, bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara) bakal menurunkan suku bunga deposito secara serentak. Kebijakan ini akan diterapkan dalam waktu dekat. 

“Kami sepakat akan taruh (suku bunga deposito) di kisaran 6,35 persen, adapun sekarang sekitar 6,75 persen,” imbuh dia.

Penulis: Achmad Fauzi
Editor: Muhammad Fajar Marta

October 26, 2017 / by / in
Tips Cepat Membeli Rumah dalam Waktu 2 Tahun

Bagi Anda yang baru saja menikah atau yang akan segera menikah tentunya hal yang akan Anda fikirkan selanjutnya adalah tempat tinggal bagi Anda berdua. Baik itu Apartment maupun Rumah Impian pilihan Anda berdua, namun apakah mungkin mewujudkannya dalam waktu singkat? Pasti bisa! Anda bisa simak tipsnya berikut ini.


Diskusikanlah berdua bersama pasangan Anda hal-hal yang akan Anda capai untuk mewujudkan tempat tinggal untuk kalian berdua. Misalnya apabila Anda dan pasangan Anda bekerja, berapakah prosentase gaji kalian yang dapat disisihkan untuk membeli rumah. Bagi Anda yang belum menikah, buatlah komitmen berdua untuk mewujudkannya jika kalian akan menjalin hubungan yang serius.

Komitmen yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari itu masuk akal, mengingat harga rumah terus naik setiap tahunnya. Karena itu bersama pasangan Anda harus memiliki perencanaan yang matang terkait hal ini. Coba saja ikuti langkah-langkah berikut ini;

 

Tekan pengeluaran Anda berdua

Berhubung Anda berdua memiliki tujuan untuk membeli rumah dimana hal tersebut bukanlah hal yang kecil dan cukup memberatkan secara keuangan. Anda berdua dapat menekan pengeluaran agar Anda berdua memiliki tabungan yang cukup nantinya untuk membeli sebuah rumah.

 

Tentunya Anda dan pasangan sudah bekerja dan sudah memiliki penghasilan sendiri. Mumpung kebutuhan keuangan belum terlalu banyak di masa ini, maka penghematan keuangan bisa dilakukan sejak sekarang. Cobalah memulainya dengan mengurangi biaya kencan mingguan yang biasanya Anda lakukan. Tidak ada salahnya Anda menghabiskan waktu akhir pekan di rumah pasangan atau jalan-jalan sederhana agar pengeluaran kalian tidak membengkak.

 

Misalnya pengeluaran kencan Anda biasanya dalam satu minggu sebesar 500 ribu rupiah. Maka potonglah menjadi 200 ribu rupiah, dengan itu kamu akan memiliki tabungan lebih sebesar 1,2 juta rupiah per bulannya.

Dengan tabungan 1.2jt rupiah per bulan, maka Anda bisa mengambil KPR subsidi dengan kisaran cicilan 600-1jt an per bulannya. 

Segera konsultasikan kebutuhan rumah impian Anda dan pasangan, dengan pembayaran cash atau cicilan syariah, sehingga hidup lebih berkah.

Klik https://goo.gl/M7aLMQ untuk terhubung wa otomatis untuk konsultasikan kebutuhan rumah impian Anda. Konsultasi gratis, dibayar dengan kesabaran, karena banyak konsumen yang juga sama sama ingin berkonsultasi 🙂

Salam,

Teh Shopi

sumber : rumahminimalisidaman.com dengan sedikit tambahan informasi

October 26, 2017 / by / in
DJP Akan Periksa 2,3 Juta Rekening Bersaldo Rp 200 Juta

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) siap memeriksa data keuangan nasabah perbankan sebanyak 2,3 juta rekening dengan saldo akhir minimum Rp200 juta pada 31 Desember 2017.

 

Menurut mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu, jumlah rekening yang siap diperiksa DJP tersebut setara dengan 1,14 persen dari total jumlah nasabah simpanan di seluruh Indonesia. Sementara, sekitar 98 persen lainnya merupakan nasabah simpanan dengan saldo rekening di bawah Rp100 juta atau di antara Rp100 juta sampai Rp200 juta.

 

“Jadi, total akun di perbankan kita adalah 2,3 juta atau 1,14 persen dari jumlah nasabah simpanan memiliki saldo di atas Rp200 juta,” ucap Sri Mulyani di Kemenkeu, Senin (5/6). 

 

Dengan jumlah rekening yang tak sedikit itu, DJP diyakini akan berbenah untuk menambah kesiapan, baik dari sisi kesiapan sistem hingga petugas pemeriksa.

 

Berdasasrkan data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sampai Februari 2017, jumlah nasabah dengan nilai rekening Rp200 juta-Rp500 juta sebanyak 1,29 juta rekening. Sementara, rekening dengan saldo Rp500 juta-Rp1 miliar mencapai 519 ribu rekening.

 

Sebanyak 257 ribu rekening bersaldo Rp1 miliar-Rp2 miliar, dengan total simpanannya sebesar Rp366,424 triliun, sedangkan 154 ribu rekening bersaldo Rp2 miliar sampai Rp5 miliar dengan total simpanan Rp481,852 triliun, serta nilai rekening di atas Rp5 miliar sebanyak 84.514 rekening dengan saldo Rp2.313 triliun.

 

Adapun, untuk sistem, Sri Mulyani menyebut, DJP akan menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP), peraturan dan disiplin pemeriksaan, hingga penyesuaian atas standar teknis pemeriksaan. 

 

Pemenuhan kesiapan sistem ini ditargetkan rampung tahun depan, sesuai dengan waktu pelaksanaan pemeriksaan oleh DJP yang baru berlangsung bila laporan dan data keuangan nasabah pertama dari lembaga jasa keuangan telah diberikan paling lambat pada 30 April 2018 mendatang.

 

“Mereka (DJP) akan melihat legislasi dan akan diturunkan ke peraturan di bawahnya dan akan melihat organisasi DJP-nya dari sisi kemampuan untuk desain proses, sistem IT, dan sisi keamanan yang dilakukan sesuai standar internasional,” jelas Sri Mulyani. 

 

Selain melakukan kesiapan dari sisi internal DJP, bendahara negara tersebut juga tak lupa memperkuat manajemen risiko di tingkat internal dengan melibatkan peran dari direktorat lain dan intelejen internal Kemenkeu. Misalnya saja, dengan Direktorat Jendral Bea Cukai (DJBC). 

 

“Kami lakukan secara terkoordinasi baik antara DJP dan DJBC agar kerja erat untuk sistem IT, sehingga kami bisa melihat konsistensi data keduanya. Biasanya yang sering terjadi, data ekspor-impor dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tidak selalu match (cocok). Kalau bisa diketuk (disinkronkan), itu saja sudah membantu,” kata Sri Mulyani. 

 

Sembari menambah kesiapan DJP, Sri Mulyani memastikan bahwa pemerintah juga akan merangkul lebih erat para pelaku industri perbankan, dunia usaha, hingga para nasabah terkait pelaksanaan sistem keterbukaan dan akses pertukaran informasi (Automatic Exchange of Information/AEoI). 

 

Sri Mulyani juga terus berkomunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) agar landasan hukum sistem AEoI ini yang berupa Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2017 soal Akses Informasi Keuangan untuk Pemeriksaan Perpajakan dapat segera dikukuhkan menjadi Undang-undang (UU). 

 

Sementara, untuk aturan turunan Perppu 1/2017 berupa Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2017 tentang Petunjuk Teknis mengenai Akses Informasi Keuangan untuk Pemeriksaan Perpajakan telah diterbitkan oleh Sri Mulyani hari ini.

 

Sumber : www.cnnindonesia.com

October 26, 2017 / by / in
Perumahan Syariah Cicilan 1jtan 5menit dari Kampus IPB Dramaga Bogor

? *Mau rumah dengan Cicilan hanya 1 jta-an tanpa BI CHECKING dan tanpa BANK?*
? *Hanya 5 menit Dari kampus IPB dramaga*
Sangat cocok untuk investasi atau bagi yang masih belum memiliki rumah idaman.
Poinnya sebagai berikut :
1. Tanpa BI CHECKING

2. Tanpa RIBA

3. Tanpa SITA

4. Tanpa DENDA

5. Tanpa AKAD GANDA

6. Tanpa ASURANSI

7. Proses MUDAH

8. Lebih TENTRAM

9. Retensi Bangunan Selama Masa Kontrak (10-15 Tahun)
*Fasilitas Fasiltas :*

?*Masjid jami

?*Mushola

?*Taman

?*Lebar jln 6-8mtr

?*Air Jernih

?*Dekat dengan Pasar rakyat

?*Dekat Dengan Kampus IPB

?*Dekat Dengan Fasilitas kesehatan
AFARA GROUP MENGHADIRKAN :
#AFARA FIRST HILLS

di Ciampea . Dramaga Bogor

 

*Sudah terbooking 600 an unit, sisa 200 unit lagi!!!*
Informasi dan Detail hubungi kami:

Shopia

call/sms/wa:089652731275

October 4, 2017 / by / in
Kavling Syariah Siap Bangun Murah Di Bekasi DP0% bisa cicil 5 tahun Tanpa Bank

KAVLING SYARIAH SUILA 

Ingin memeiliki asset atau investasi yang harganya terus naik dan tidak terpengaruh Inflasi?
Investasi tanah adalah salah satu investasi yang sangat menguntungkan karena tidak terpengaruh oleh inflasi!!!
Kami menawarkan peluang investasi yang sangat menguntungkan. SUILA KAVLING, berada di lokasi yang sangat strategis dengan berbagai keunggulan. Di kawasan yang terus berkembang.
KREDIT KAVLING TANAH : 

#TANPA DP   #TANPA BANK

#TANPA BUNGA #TANPA DENDA

#TANPA SITA  #TANPA BI CHECKING
**********************************************

*SYARAT MUDAH :  CUKUP DENGAN FPTO COPY KTP, KK & PHOTO*
[] Booking Fee hanya 300rb 

[] DP 0% alias Tanpa DP

[] Cicilan Hanya Rp. 820.000 per bulan

[] Cicilan Tanpa Bunga selama 5 Tahun Saja

[] Luas Tanah 72 m2 (6 X 12 ) m2

[] Sertifikat Hak Milik (SHM) 
**********************************************

[] Alamat Lokasi Kavling : Jl. Raya Tambelan (kp. Gempol), Ds. SUka Rahayu, Kec. Tambelang Bekasi
KEUNGGULAN LOKASI KAVLING :

  Berada Lokasi Kawasan Berkembang,

  Merupakan Rencana Pemekaran Kab. Bekasi

  10 Menit dari Pintu Tol CBL

  Dilewati jalur Tol Muara Gembong – Tanjung Priok 

  Dekat dengan Kantor Kec. Tambelang, Koramil, Polsek, & Kantor Telkom 

  Dekat dengan Pasar Tambelang 

  Dekat Dengan Sekolah SMP & SMK Tambelang

  Dekat dengan tempat wisata Megati Waterpark & Danau Samba
**********************************************

FREE Biaya/Harga sudah termasuk :

  Biaya Balik Nama (SHM) Sertifikat Hak Milik)

  Biaya BPHTB

  Biaya PPJB

  Biaya Pengerasan Jalan

  Biaya Pematokan Permanen/Beton Cor
*TERSEDIA 400 UNIT KAVLING SIAP BANGUN*

*********************************************

 ✊AYO TUNGGU APALAGI  ? 

 ? SEGERA SURVEY  ? ? ? & BOOKING SEKARANG !! SEBELUM KEHABISAN…..

Informasi Selengkapnya, Silahkan Menghubungi MARKETING kami
Shopia 089752731275

#Salam Berkah Berlimpah Bersama Properti Syariah Bebas Riba

October 4, 2017 / by / in